7 hari Bantu Ibu Wati – Kanker Payudara
Alhamdulillah untuk kesempatan kali ini kami dari komunitas GBSA mengajak
teman-teman untuk turut membantu Ibu Wati yang mengidap penyakit kanker
payudara. Hal ini kami publikasikan di website resmi GBSA dikarenakan
lokasi Ibu Wati yang dekat dengan kantor kami dan merupakan tetangga
dari salah seorang anggota komunitas kami, yaitu Doni Zohar
Sang fotografer sehingga akan memudahkan kami dalam melakukan kunjungan
dan penyaluran. Selain itu juga kami bekerja sama dengan Rumah Zakat dan Cita Sehat Foundation untuk melakukan penyaluran dan pendampingan secara medis sehingga Ibu Wati dapat terjamin dalam bentuk pengobatannya.
Ibu Wati seorang Ibu Rumah Tangga, menderita sakit kanker payudara. Beliau pernah dirawat di Rumah Sakit Rotinsulu, Cimbuleuit. Namun saat ini beliau terpaksa keluar dari rumah sakit tersebut dikarenakan biaya yang sangat besar. Keterpaksaan tersebut membuat kondisinya semakin parah, ditambah lagi dengan biaya yang tidak dapat dilunasi oleh Ibu Wati serta keluarga untuk melunasi biaya pengobatan di RS tersebut. Untuk kondisi terakhir yang diterima bahwa Ibu Wati telah mengalami pembengkakan di bagian tangan sebelah kanan.
Biaya yang dibutuhkan Ibu Wati untuk sekali kemoterapi saja mencapai Rp. 20.000.000, sedangkan Ibu Wati membutuhkan sedikitnya tiga kali kemoterapi. Total biaya yang dibutuhkan untuk melunasi tunggakan Rumah Sakit, Biaya kemoterapi dan perawatan setelahnya ditaksir mencapai Rp. 86.800.000,00. Suaminya yang merupakan seorang buruh dengan penghasilan rata-rata sekitar Rp. 1.200.000,- tidak mampu untuk membiayai pengobatan Ibu Wati. Untuk itu bantuan dari teman-teman akan sangat berharga untuk Ibu Wati dan keluarga.
Info pendukung dari Rumah Zakat : http://www.rumahzakat.org/uluran-bantuan-donasi-untuk-wati-penderita-kanker-payudara/
Ibu Wati seorang Ibu Rumah Tangga, menderita sakit kanker payudara. Beliau pernah dirawat di Rumah Sakit Rotinsulu, Cimbuleuit. Namun saat ini beliau terpaksa keluar dari rumah sakit tersebut dikarenakan biaya yang sangat besar. Keterpaksaan tersebut membuat kondisinya semakin parah, ditambah lagi dengan biaya yang tidak dapat dilunasi oleh Ibu Wati serta keluarga untuk melunasi biaya pengobatan di RS tersebut. Untuk kondisi terakhir yang diterima bahwa Ibu Wati telah mengalami pembengkakan di bagian tangan sebelah kanan.
Biaya yang dibutuhkan Ibu Wati untuk sekali kemoterapi saja mencapai Rp. 20.000.000, sedangkan Ibu Wati membutuhkan sedikitnya tiga kali kemoterapi. Total biaya yang dibutuhkan untuk melunasi tunggakan Rumah Sakit, Biaya kemoterapi dan perawatan setelahnya ditaksir mencapai Rp. 86.800.000,00. Suaminya yang merupakan seorang buruh dengan penghasilan rata-rata sekitar Rp. 1.200.000,- tidak mampu untuk membiayai pengobatan Ibu Wati. Untuk itu bantuan dari teman-teman akan sangat berharga untuk Ibu Wati dan keluarga.
Info pendukung dari Rumah Zakat : http://www.rumahzakat.org/uluran-bantuan-donasi-untuk-wati-penderita-kanker-payudara/
